Itulah sebabnya saya tidak suka kerja sambil diburu-buru agar cepat, toh hasilnya cuma beda sedikit waktu. Nah kalau sudah kecelakaan kerja seperti ini, maka waktu pun kembali molorkan?.
Yup, karena kerja yang selalu di teriakin yell-yell "cepat-cepat/Quickly" akhirnya saya kecelakaan kerja, terjatuh dari ketinggian 20 meter, upss...2 meteran sih aslinya. Alhasil, tangan kiri saya dibalut gips oleh dokter.
So, saya harus istirahat selama 14 hari, bagus sih, tapi 14 hari mendekam dikamar aja dengan melakukan segala sesuatu dengan tangan satu itu membosankan!!!.
Maka saya putuskan dan juga bantuan provokasi teman dan saudara di Indonesia, setelah saya sembuh saya akan mengajukan pengunduran diri. Yeiiii.....Indonesia i'm cumiiiing...uppsss....i'm comiiiinnggg!!! Soon.... (tapi masih segera judulnya).
Intinya, saya tidak suka terburu-buru, bukankah Allah berfirman kepada Adam a.s "jangan terburu-buru wahai Adam, karena terburu-buru itu salah satu langkah syetan". Nah, benarkan? setelah jatuh pasti mengumpat "Syetaaannn!!!" wkwkwk...., saya sih anak baik :p setelah jatuh saya merasakan dulu apa yang sakit, ternyata tangan kiri tidak bisa saya angkat.
Alhamdulillah, setelah di gips tangan kiri sudah mendingan.
Berhati-hatilah dalam bekerja kawan, kerjaan bisa di tunda, namun jika yang mengerjakannya celaka, selamanya kerjaan tak akan selesai.
Semangat !!!!
Sabtu, 15 Desember 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
#FFRabu - Kala Adam Pemakan Daging
“Makanan ini enak sekali, apa kau meminta kepada Tuhan?” Tanya Hawa pada Adam. “Mungkin ini makanan terakhir kita di Surga, aku telah ...
-
“Makanan ini enak sekali, apa kau meminta kepada Tuhan?” Tanya Hawa pada Adam. “Mungkin ini makanan terakhir kita di Surga, aku telah ...
-
Bismillahir Rahmaanir Rahiim… *meregangkan jemari* Lantaran lama tak menulis--di Blog maupun di Microsoft Word—membuat kaku otak dan...
-
T erus terang saya tidak suka jika seorang wanita mengucap kata seperti judul postingan ini, yakni "ternyata, semua laki-laki sama saj...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar